Penerapan teknik pertanian presisi membantu petani mitra menghasilkan jahe dengan ukuran dan kualitas serat yang jauh lebih unggul dibandingkan tahun lalu.
Musim panen raya tahun ini membawa kabar gembira bagi keluarga besar Difarmagro. Berkat penerapan teknologi pertanian presisi dan sistem irigasi yang lebih baik, hasil panen jahe tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. Rimpang jahe yang dihasilkan memiliki berat rata-rata 20% lebih besar dari tahun sebelumnya dengan kadar minyak atsiri yang lebih stabil. Hal ini tentu saja meningkatkan nilai tawar produk petani di hadapan pembeli mancanegara.